KARIMUN, Sinarsiber.com – Seorang nelayan dilaporkan hilang kontak saat menjaring ikan tenggiri di sekitar perairan Takong Hiu, Tanjung Balai Karimun, Provinsi Kepri, Jumat (27/03/2026).
Berdasarkan laporan yang diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang, nelayan tersebut diketahui bernama Syamsir (52), warga Sungai Lakam Barat.
“Dilaporkan, nelayan tersebut mengalami kendala teknis pada kapalnya pada koordinat 01° 11.965 N 103° 20.992 E,” demikian Fazzli, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang sebagaimana dikutip dari rilis tertulisnya yang diperoleh sinarsiber.com.
Fazzli menyebut, peristiwa ini bermula saat korban berangkat melaut untuk menjaring ikan tenggiri, pada Kamis (26/03/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.
Pada malam harinya, sekitar pukul 22.00 WIB, nelayan tersebut sempat menghubungi istrinya, melalui sambungan telepon dan mengabarkan bahwa mesin kapal pompong yang digunakannya mengalami kerusakan akibat kehabisan oli.
Namun, lanjut Fazzli, hingga Jumat siang, korban belum juga kembali ke rumah dan keberadaannya tidak dapat diketahui.
Hingga akhirnya, pihak keluarga melaporkan kejadian tersebut ke Pos SAR Tanjung Balai Karimun pada pukul 13.50 WIB.
Merespons laporan tersebut, Tim Rescue dari Pos SAR Tanjung Balai Karimun segera melakukan langkah koordinasi dan komunikasi (preecom excom).
Pada pukul 14.00 WIB, sebanyak 6 orang personel Tim Rescue diberangkatkan menuju Lokasi Kejadian Kecelakaan (LKK) dengan mengerahkan Rescue Car Type II dan Rigid Inflatable Boat (RIB).
Lokasi pencarian berada pada jarak sekitar 16,21 Nm dari Pos SAR Tanjung Balai Karimun dengan radial 166.78°.
Tim SAR diperkirakan tiba di area pencarian pada pukul 15.10 WIB untuk memulai operasi pencarian hari pertama.
Hingga berita ini dilansir, Tim SAR masih berupaya melakukan penyisiran di sekitar lokasi koordinat terakhir dilaporkan, dengan harapan korban dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat. (RIN)
Editor: Tim Sinar Siber






