Kebakaran Lahan Kosong 1 Hektare di Tanjungpinang, Api Padam Setelah 3 Jam

oleh -996 Dilihat
Seorang personel kepolisian tampak mengamankan proses pemadaman api yang membakar lahan kosong seluas sekitar satu hektare di Tanjungpinang. Foto: Ist
Seorang personel kepolisian saat mengamankan proses pemadaman api yang membakar lahan kosong seluas sekitar satu hektare di Tanjungpinang. Foto: Ist

TANJUNGPINANG, sinarsiber.com – Kebakaran melanda lahan kosong dengan luas sekitar satu hektare di Jalan Daeng Celak, Kelurahan Air Raja, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Kota Tanjungpinang, Minggu (06/09/2026) siang.

Api yang membakar semak dan rerumputan kering tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 12.00 WIB.

Kobaran api dengan cepat meluas karena kondisi cuaca yang terik dan hembusan angin cukup kencang.

Kapolsek Tanjungpinang Timur AKP Ahmad Syahputra mengatakan, api pertama kali terlihat oleh seorang pekerja di perusahaan SPPBE PT Dima Indraya Elpiji yang berada di sekitar lokasi.

“Api dengan cepat menyebar akibat kondisi cuaca yang cukup terik serta hembusan angin yang cukup kencang,” kata Ahmad.

Saksi kemudian menghubungi petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Tanjungpinang untuk meminta bantuan.

Sekitar pukul 12.20 WIB, petugas Damkar tiba di lokasi dengan mengerahkan empat unit armada. Petugas langsung melakukan penyemprotan dan pemadaman terhadap sejumlah titik api.

Sepuluh menit kemudian, sekitar pukul 12.30 WIB, personel Polsek Tanjungpinang Timur tiba di lokasi dipimpin Kapolsek AKP Ahmad Syahputra.

Proses pemadaman juga melibatkan personel Korem, Kodim, Danramil, BPBD Kota Tanjungpinang, serta Babinsa Air Raja.

Lahan yang terbakar berada tepat di belakang RSUP Raja Ahmad Tabib (RAT) Provinsi Kepulauan Riau.

Berdasarkan pendataan sementara, luas lahan yang terbakar mencapai sekitar 10.000 meter persegi atau satu hektare.

“Hingga saat ini, pemilik lahan belum diketahui,” ujar Ahmad.

Selain membantu pemadaman, personel kepolisian melakukan pengamanan di sekitar lokasi dan mengatur arus lalu lintas.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan proses pemadaman berjalan aman dan lancar.

Setelah berjibaku selama beberapa jam, petugas akhirnya berhasil mengendalikan dan memadamkan seluruh titik api sekitar pukul 15.00 WIB.

Petugas kemudian melakukan pendinginan guna memastikan tidak ada bara maupun titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.

Sekitar pukul 15.30 WIB, seluruh rangkaian pemadaman selesai. Situasi di lokasi dinyatakan aman dan terkendali.

Ahmad menambahkan penyebab pasti kebakaran hingga kini belum diketahui.

Polisi masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi.

“Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih belum dapat dipastikan dan masih dilakukan pengumpulan bahan keterangan dari saksi-saksi di sekitar lokasi,” katanya.

Dalam kejadian tersebut, tidak ditemukan korban jiwa maupun kerugian material.

“Dalam peristiwa tersebut, tidak ditemukan korban jiwa maupun kerugian material (nihil),” terang Ahmad.

Ia mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, terutama ketika cuaca panas dan kering.

Masyarakat juga diminta tidak membuang puntung rokok sembarangan dan tidak melakukan pembakaran sampah tanpa pengawasan.

“Api yang awalnya kecil berpotensi dengan cepat membesar dan menyebar apabila didukung kondisi lahan yang kering serta angin kencang,” pungkasnya. (RED)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.