M Sadmi Al Qayum Resmi Nahkodai HKTI Tanjungpinang Periode 2026-2031

oleh -592 Dilihat
M. Sadmi Al Qayum saat dilantik sebagai Ketua DPC Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kota Tanjungpinang periode 2026 sampai 2031. Foto: Ist
M. Sadmi Al Qayum saat dilantik sebagai Ketua DPC Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kota Tanjungpinang periode 2026 sampai 2031. Foto: Ist

BATAM, sinarsiber.com – M. Sadmi Al Qayum resmi dilantik sebagai Ketua DPC Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kota Tanjungpinang periode 2026 sampai 2031.

Pelantikan ini dilaksanakan serentak terhadap semua Ketua DPC HKTI se Provinsi Kepri, Minggu (28/06/2026) di Hotel Harmoni One, Batam Center, Kota Batam.

Usai dilantik, Qayum menyampaikan dirinya akan segera menjalankan sejumlah program prioritas.

Sebelum pelantikan berlangsung, sambung Qayum, HKTI telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Tanjungpinang dan mendapat dukungan dari Wali Kota untuk menjalankan berbagai program di bidang pertanian.

”Program pertama adalah berkoordinasi dengan gabungan kelompok tani dan para penggerak usaha pertanian di Kota Tanjungpinang agar seluruh potensi yang ada dapat diakomodasi,” kata Qayum.

Qayum menjelaskan, HKTI juga akan mengidentifikasi lahan yang berpotensi dikembangkan sebagai kawasan pertanian dan peternakan.

Pihaknya, lanjut Qayum, akan berupaya mendorong pemanfaatan lahan-lahan kosong yang selama ini belum produktif guna mendukung kemandirian pangan daerah.

”HKTI ingin mendorong agar Tanjungpinang memiliki ketahanan pangan sendiri, sehingga komoditas dapat diproduksi di daerah sendiri,” paparnya.

Qoyum menambahkan, untuk mendukung berbagai program nasional di sektor pertanian, seperti penyaluran pupuk gratis, bibit gratis, hingga pengembangan peternakan melalui program ayam Merah Putih, HKTI Tanjungpinang akan bersinergi dengan pemerintah.

Lebih lanjut, Qayum menyampaikan semua program tersebut akan disusun secara terarah agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

”Kami berharap dalam masa jabatan lima tahun ini seluruh program kerja dapat tersusun secara terpola, terstruktur, dan rapi,” tutupnya.

Sementara itu, Sekretaris DPC HKTI Kota Tanjungpinang, Syahri Dharma Putra, menambahkan, kepengurusan DPC HKTI Tanjungpinang saat ini beranggotakan sekitar 60 orang.

Di sisi lain, pihaknya juga tengah melakukan pendataan kelompok tani yang akan menjadi mitra organisasi.

”Data kelompok tani masih terus kami himpun dan terakhir jumlahnya sudah lebih dari 300 kelompok,” kata Syahri Dharma Putra.

Adapun susunan pengurus DPC HKTI Kota Tanjungpinang periode 2026-2031 yaitu:
1. Ketua DPC, M. Sadmi Al Qayum.
2. Ketua Harian DPC, Tan Edi.
3. Sekretaris DPC, Syahri Dharma Putra.
4. Bendahara DPC, Jalil Indrawan.
5. Wakil Ketua Bidang Organisasi, Keanggotaan dan Kaderisasi (OKK), Satria Imam Pribadi.
6. Wakil Ketua Bidang SDM dan Diklat, Djunaidi.
7. Wakil Ketua Bidang Produksi, Hendro.
8. Wakil Ketua Bidang Perdagangan, Agusman

Pesan Ketua Harian DPN HKTI dan Wagub Kepri

Dalam pelantikan tersebut, Ketua Harian Dewan Pengurus Nasional (DPN) HKTI, Mayor Jendral TNI (Purn), Bachtiar Utomo mengajak DPC se Kepri untuk bisa bersama sama melakukan konsolidasi, mulai dari kelompok tani sampai Gapoktan dan seterusnya. Sehingga organisasi ini berjalan dengan baik.

Ia menjelaskan jika peran fungsi HKTI melakukan pendampingan, advokasi kepada para petani, sehingga petani memiliki kemampuan dan keterampilan tentang pertanian lebih baik dan maju.

Nantinya, dengan harapan dapat melakukan modernisasi dan masuk keera digitalisasi, serta dapat membangun petani milenial di daerah.

Setelah melakukan pendampingan, HKTI juga melakukan program pertanian, sehingga bisa menuju swasembeda pangan, bahkan mencapai kedaulatan pangan.

“Kalau pertanian di daerah bisa kuat tentu, pangan ini menjadi lebih baik. Tugas kita juga membantu kesejahteraan para petani.
Termasuk melalui kebijakan- kebijakan, program-program pemerintah khususnya bidang pertanian,” kata Bachtiar.

HKTI, sambung Bachtiar, harus menjadi mata dan telinga mewakili pemerintah, sehingga apa yang dicanangkan Presiden untuk mewujudkan swasembada pangan dan ketahanan pangan yang kuat ini dapat diwujudkan.

Sementara itu, Wakil Gubernur (Wagub) Kepri, Nyanyang Haris Pratamura mengucapkan apresiasi dan selamat kepada semua Ketua DPC HKTI se Provinsi Kepri.

“Semoga dapat menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya,” ujar Nyanyang.

Nyanyang menyampaikan walaupun Kepri 98 persen lautan dan 2 persen daratan, akan tetapi dari tujuh Kabupaten/Kota ini ada bagian-bagian dan tata ruang pertaniannya.

Bagaimana kemampuan dan ketahanan pangan di Kepri yang menjadi bagian dari pertanian tersebut.

Saat ini, dalam pembahasan tata ruang, ia meminta ke masing-masing Kabupaten/Kota, agar memprioritaskan daerah pertanian yang sudah ada untuk diberdayakan.

“Dan mungkin ada daerah daerah yang belum ada pertaniannya, silahkan berkoordinasi supaya bisa semaksimal mungkin untuk ketahanan pangan.

Karena dengan adanya Asta Cita Presiden yang harus kita jalankan dan sama-sama kita perjuangan, agar jangan sampai timbul inflasi,” tutupnya. (RED)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.