Nelayan Terjatuh di Perairan Tanjung Budus Batam Ditemukan Meninggal Dunia

oleh -551 Dilihat
Jenazah Jafaar (50), nelayan asal Pulau Karas, Kota Batam saat dievakuasi petugas. Foto: Ist
Jenazah Jafaar (50), nelayan asal Pulau Karas, Kota Batam saat dievakuasi petugas. Foto: Ist

JenTANJUNGPINANG, sinarsiber.com – Nelayan bernama Jafaar (50) yang sebelumnya diduga terjatuh dan hilang saat beraktivitas di perairan Tanjung Budus, Pulau Galang, Kota Batam, Kamis sore (18/06/2026) lalu ditemukan.

Korban ditemukan pada hari keempat operasi pencarian yang dilakukan Tim SAR Gabungan.

Jenazah korban ditemukan dalam kondisi terapung di sekitar Pulau Tekulai, Kota Tanjungpinang, pada Senin malam (22/06/2026).

“Jenazah korban ditemukan mengapung di sekitar perairan Pulau Tekulai,” kata Fazzli, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang dalam keterangan tertulisnya.

Usai ditemukan, jenazah korban kemudian dievakuasi menggunakan speedboat oleh Tim dari Polair Polda Kepri dan kemudian dibawa ke rumah duka di Pulau Karas, Kota Batam.

“Korban merupakan nelayan Pulau Karas Batam,” kata Kasatpolairud Polresta Tanjungpinang, AKP Arif Ridho yang dihubungi terpisah.

Dari informasi yang diperoleh di lapangan, lanjut Arif, diketahui sebelumnya korban pergi memancing sendirian dengan menggunakan kapal pompong.

Tidak berselang lama, pompong korban kemudian ditemukan warga setempat tengah terapung di perairan, sedangkan korban saat itu tidak ditemukan.

“Saat ini, jenazah korban sudah dimakamkan oleh keluarganya di Batam,” kata Arif.

Dengan ditemukannya korban, operasi SAR Gabungan diusulkan ditutup dan unsur yang terlibat kembali ke kesatuan masing masing. (RED)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.