MUBA, Sinarsiber.com – Dibawah kepemimpinan H Teuku Yudhistira Adi Nugraha, panji organisasi Ikatan Wartawan Online (IWO) terus berkibar di seluruh tanah air.
Setelah menuntaskan pelantikan di beberapa wilayah tengah dan timur, pada Jumat siang (17/04/2026) panji organisasi wadah wartawan online ini kembali berkibar di Sumatera Selatan (Sumsel).
Hal ini seiring dengan pelantikan secara kolektif kepengurusan Wilayah (PW) IWO Sumatera Selatan (Sumsel) beserta 5 Pengurus Daerah (PD) IWO se-Sumsel.
Kegiatan pelantikan digelar di Pendopoan Rumah Dinas Bupati Musi Banyuasin (Muba).
Tampak hadir dalam kegiatan sakral tersebut Bupati Musi Banyuasin HM Toha Tohet, jajaran Forkopimda Muba, Sekda, perwakilan Gubernur Sumsel dan sejumlah perwakilan dari Kabupaten lainnya.
Prosesi seremonial pelantikan ditandai dengan pembacaan ikrar, dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara, pemberian SK hingga penyerahan pataka kepada masing-masing ketua yakni PW Sumsel, PD Musi Banyuasin, PD Musi Rawas Utara (Muratara), PD Lahat, PD OKU Timur dan PD Lubuk Linggau.
Di momen tersebut, Ketua Umum IWO Teuku Yudhistira mengatakan, pelantikan ini menjadi bukti eksistensi IWO di tanah air selama 2 tahun masa kepemimpinannya.
“Meski rintangan dan berbagai dinamika terus menerpa, hingga saat ini IWO yang menjadi payung kita bersama, sampai saat ini masih eksis dan terus berkembang.
Rekan-rekan, saya harap tidak terganggu dengan polemik yang ada, karena kita tetap on the track dalam membesarkan IWO tanpa embel-embel menjadikan organisasi ajang mencari keuntungan pribadi,” tegasnya.
Oleh karena itu, untuk mewujudkan cita-cita bersama, Yudhistira berharap, seluruh anggota di jajaran PW dan PD IWO se-Sumsel bisa langsung bergerak cepat menjalankan program-program sebagai upaya membesarkan organisasi di masing-masing wilayah.
“Tentunya di samping bersinergi dan berkolaborasi dengan Forkopimd, kita tidak bisa melupakan peran pers sebagai kontrol sosial.
Seperti di Muba yang dikenal sebagai negeri petro-dollar mengingat 40 persen dari seluruh Sumut minyak di tanah air ada di Muba ini.
Tentunya, ini perlu menjadi perhatian bersama, khususnya dalam menjaga lingkungan.
Jangan hanya menyedot hasil buminya, tapi lingkungannya tidak dijaga. Disini peran IWO dituntut untuk melakukan kontrol,” ungkapnya.
Pada kesempatan itu, Ketua PD IWO Musi Banyuasin, Sandi Andika menegaskan bahwa kepengurusan yang dipimpinnya merupakan kepengurusan yang sah dan memiliki legitimasi organisasi yang jelas.
“Dengan telah dilantiknya kepengurusan ini, kami tegaskan bahwa PD IWO Musi Banyuasin di bawah kepemimpinan saya adalah kepengurusan yang sah.
Ini adalah amanah organisasi yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, profesional, dan berintegritas,” tegas Sandi Andika.
Ia juga mengajak seluruh anggota untuk menjaga soliditas dan tidak terpecah oleh kepentingan yang dapat merusak marwah organisasi.
“Kami mengajak seluruh anggota untuk tetap solid, menjaga kekompakan, dan bersama-sama membesarkan IWO di Musi Banyuasin,” tambahnya.
Hal senada juga disampaikan Ketua PW IWO Sumsel Reinaldy Stanza. Ia berharap seluruh jajarannya terus menjaga soliditas agar seluruh program IWO bisa terlaksana dan cita-cita menjadi konstituen Dewan Pers bisa segera terealisasi.
Sementara itu, Bupati Musi Banyuasin, H.M.Toha Tohet dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas pelantikan IWO wilayah Sumsel dan pengurus daerah se-Sumsel periode 2025–2030.
Bupati berharap organisasi ini dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah.
“Kami menyambut baik kehadiran dan pelantikan PD IWO Musi Banyuasin. Pemerintah daerah membutuhkan peran media sebagai mitra dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat.
Namun demikian, kami juga berharap IWO tetap menjaga independensi dan profesionalisme,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya peran pers dalam menjaga keseimbangan informasi serta mendukung pembangunan daerah secara konstruktif. (RLS/RED)





