Sutiyo Ditemukan Meninggal Dunia Saat Menyuluh Ikan di Perairan Teluk Bakau

oleh -364 Dilihat
Jenazah Sutiyo (49), seorang warga yang ditemukan meninggal di perairan Teluk Bakau, Kabupaten Bintan saat dievakuasi Tim SAR gabungan. Foto: Ist
Jenazah Sutiyo (49), seorang warga yang ditemukan meninggal di perairan Teluk Bakau, Kabupaten Bintan saat dievakuasi Tim SAR gabungan. Foto: Ist

BINTAN, sinarsiber.com – Sutiyo (49), seorang warga, ditemukan meninggal dunia saat beraktivitas di perairan Teluk Bakau, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, Kamis sore (13/8/2026).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Tanjungpinang, Fazzli, mengatakan korban ditemukan oleh tim SAR gabungan di koordinat 1°04’15,80″N 104°38’43,01″E atau sekitar 97,96 meter arah timur laut dari lokasi kejadian kecelakaan (LKK).

“Tim SAR gabungan menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia,” kata Fazzli.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Sutiyo sebelumnya pergi menyuluh ikan bersama empat rekannya, yakni Suyono (48), Poniran (49), Sanuri (47), dan Maryono (43).

Namun, hingga Kamis sekitar pukul 02.00 WIB, Sutiyo belum kembali, sementara keempat rekannya telah lebih dahulu pulang dari aktivitas menyuluh ikan.

Para rekan korban kemudian sempat melakukan pencarian. Dalam pencarian awal tersebut, mereka hanya menemukan senter milik Sutiyo yang digunakan untuk menyuluh ikan.

Setelah menerima laporan mengenai kejadian tersebut, Basarnas Tanjungpinang langsung berkoordinasi dengan tim SAR gabungan untuk melakukan pencarian.

“Kita menerjunkan sembilan anggota Tim SAR dengan menggunakan Rescue Car Type II serta membawa satu set perahu karet untuk bergerak ke lokasi kejadian,” ujar Fazzli.

Operasi pencarian dilakukan dalam dua sorti. Pada sorti pertama, tim menggunakan Rubber Boat Kantor SAR Tanjungpinang dengan personel Basarnas, Babinsa, dan masyarakat.

Tim juga mengerahkan drone untuk menyisir kawasan tepian perairan.

Korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia oleh Tim SAR gabungan dan selanjutnya dievakuasi ke Puskesmas Kawal, Kabupaten Bintan.

Setelah korban ditemukan dan dievakuasi, Tim SAR gabungan melaksanakan debriefing. Operasi SAR kemudian dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup.

Seluruh unsur yang terlibat selanjutnya kembali ke pangkalan masing-masing. (RED)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.