Tim SAR Gabungan Cari Lansia 68 Tahun Yang Dilaporkan Hilang di Lingga

oleh -612 Dilihat
Tim SAR Gabungan melakukan pencarian terhadap seorang Lansia di Lingga usai dilaporkan hilang. Foto: Ist
Tim SAR Gabungan melakukan pencarian terhadap seorang Lansia di Lingga usai dilaporkan hilang. Foto: Ist

LINGGA, sinarsiber.com – Seorang wanita berusia 68 tahun bernama Nurhayati di Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga dilaporkan hilang.

Wanita lanjut usia (lansia) tersebut diketahui keluarganya meninggalkan rumah sejak Selasa (23/06/2026) lalu.

Hal tersebut disampaikan Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang, Fazzli, pada Kamis (25/06/2026.

“Kita terima informasi tersebut dari Unit SAR Lingga,” katanya.

Baca jugahttps://sinarsiber.com/kejari-lingga-miliki-gedung-baru-kajati-kepri-harap-dimanfaatkan-secara-optimal/

Usai menerima laporan, Tim SAR langsung diberangkatkan menuju lokasi untuk melakukan pencarian dengan berkoordinasi dengan Polres Lingga, dan Polsek Singkep Barat.

Dari keterangan awal yang diperoleh dari keluarga korban, lanjut Fazzli, korban yang merupakan warga Dusun I RT 001/RW 005, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga dilaporkan hilang sejak Selasa (23/06/2026).

“Korban terakhir kali terlihat berada di rumah sekitar pukul 15.40 WIB,” katanya.

Saat itu, usai dimandikan, korban sempat ditinggalkan sementara di kamar oleh keluarganya untuk berjualan di warung yang berada tepat di depan rumah.

Namun, saat keluarga kembali untuk memeriksa kondisi korban sekitar pukul 18.07 WIB, korban sudah tidak berada di dalam kamar.

“Hingga kini keberadaannya belum diketahui,” ujar Fazzli.

Saat terakhir terlihat, korban mengenakan daster bermotif merah kombinasi cokelat. Keluarga menyebut korban memiliki kebiasaan keluar rumah, namun biasanya tidak pergi jauh dari lingkungan tempat tinggalnya.

Fazzli menambahkan dengan menggunakan kapal kayu dan kendaraan roda dua, sebanyak lima personel rescue dari Unit Siaga SAR Lingga diberangkatkan ke lokasi.

Operasi pencarian yang melibatkan unsur SAR Gabungan inib didukung sejumlah peralatan, di antaranya kapal kayu, motor trail, AquaEye, perangkat komunikasi, responder bag, serta perlengkapan evakuasi.

Hingga berita ini dilansir, Tim SAR Gabungan masih terus berupaya melakukan penyisiran dan pencarian di sekitar lokasi kejadian.

Masyarakat yang mengetahui informasi terkait keberadaan korban dihimbau agar segera melapor kepada pihak berwenang atau Tim SAR terdekat. (RED)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.