Tinggal Seorang Diri, Pria 58 Tahun Ditemukan Meninggal di Rumahnya

oleh -628 Dilihat
Petugas saat mendatangi lokasi penemuan pria berinisial HS (58) yang ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya. Foto:
Petugas saat mendatangi lokasi penemuan pria berinisial HS (58) yang ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya. Foto: Ist

TANJUNGPINANG, sinarsiber.com – Seorang pria berinisial HS (58) ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya di Jalan Bukit Cermin Gang Diana, Kelurahan Bukit Cermin, Kecamatan Tanjungpinang Barat, Kota Tanjungpinang, Selasa (18/08/2026) malam.

Penemuan tersebut dilaporkan kepada SPKT Polsek Tanjungpinang Barat sekitar pukul 20.50 WIB oleh Ketua RT setempat.

Usai menerima laporan, personel Polsek Tanjungpinang Barat bersama Piket Pamapta Polresta Tanjungpinang langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan awal.

“Setiap laporan masyarakat akan segera ditindaklanjuti. Personel di lapangan juga melakukan langkah-langkah sesuai prosedur untuk memastikan situasi tetap aman serta mengungkap fakta terkait kejadian tersebut,” ujar Kapolsek Tanjungpinang Barat Iptu M. Bangun.

Ia mengatakan, berdasarkan keterangan keluarga, HS diketahui tinggal seorang diri di rumah tersebut.

Abang kandung korban, Suwarto, menerangkan bahwa dirinya terakhir kali bertemu dengan korban pada Minggu (16/08/2026).

Berdasarkan keterangan saksi, lanjut Kapolsek, kejadian diketahui sekitar pukul 19.25 WIB saat keponakan korban datang ke rumah untuk mengantarkan koper.

Saat tiba, pintu rumah dalam keadaan terkunci.

Saksi kemudian berhasil masuk ke dalam rumah dan memanggil korban, namun tidak mendapat jawaban.

Saat membuka pintu kamar, saksi mencium bau tidak sedap dan mendapati korban tengah terbaring di atas kasur dalam kondisi sudah meninggal dunia.

Saksi selanjutnya memberitahukan kejadian tersebut kepada warga sekitar dan menghubungi keluarga korban.

Tim Identifikasi Polresta Tanjungpinang tiba di lokasi dan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Dari pemeriksaan awal, petugas tidak menemukan bekas luka maupun tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Akan tetapi, pemeriksaan lebih lanjut tetap dilakukan untuk memastikan penyebab kematian korban.

Jenazah HS dievakuasi menggunakan ambulans menuju RSUP Provinsi Kepri untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Hingga saat ini, proses pemeriksaan masih dilakukan untuk memastikan penyebab meninggalnya korban. (RED)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.