BINTAN, sinarsiber.com – Seorang Anak Buah Kapal (ABK) KM Pasifik II diduga terjatuh ke laut dan hilang saat tengah berlayar di Perairan Selat Riau, Kabupaten Bintan, Kepri
Informasi peristiwa tersebut diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang, pada Kamis siang (11/06/2026).
“Info tersebut kita terima dari Kantor Unit Pengelola Pelabuhan Perikanan Batam,” Deryan Erlangga Pratama, Kepala Unit (Kanit) Siaga SAR Tanjunguban, Kabupaten Bintan dalam rilis tertulisnya.
Kru kapal (korban) yang diduga terjatuh ke laut tersebut, sambung Deryan, diketahui bernama Johan.
“Korban dilaporkan hilang saat kapal berlayar dari Perairan Lagoi menuju Telaga Punggur, Kota Batam setelah kapal yang ditumpangi diduga mengalami kerusakan mesin,” katanya.
Berdasarkan keterangan awal yang diterima, lanjut Deryan, sekitar pukul 02.00 WIB korban tidak ditemukan berada di atas kapal dan dinyatakan hilang.
Awak KM Pasifik II yang lain telah berupaya melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian, namun korban belum berhasil ditemukan.
Deryan menambahkan, usai menerima laporan, Tim Rescue USS Tanjung Uban yang berjumlah empat personel diberangkatkan menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) menuju lokasi untuk melakukan upaya pencarian.
“Informasi kejadian ini, juga telah disebarluaskan kepada unsur potensi SAR dan kapal-kapal patroli yang melintas di sekitar perairan tersebut untuk membantu upaya pencarian,” ujarnya.
Operasi SAR kali ini juga melibatkan Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang bersama Kantor Unit Pengelola Pelabuhan Perikanan Batam.
Hingga saat ini, Tim SAR gabungan masih terus melaksanakan pencarian terhadap korban. (RED)





