Diduga Korban Laka Laut, Mayat Pria Ditemukan Mengapung di Perairan Pulau Asam

oleh -270 Dilihat
Tim SAR gabungan saat mengevakuasi jenazah yang ditemukan tengah mengapung di perairan Pulau Asam, Kabupaten Karimun. Foto: Ist
Tim SAR gabungan saat mengevakuasi jenazah yang ditemukan tengah mengapung di perairan Pulau Asam, Kabupaten Karimun. Foto: Ist

KARIMUN, Sinarsiber.com – Sesosok jenazah ditemukan tengah mengapung di perairan Pulau Asam, Kabupaten Karimun, Senin (30/03/2026).

Diduga kuat jenazah pria tersebut merupakan korban kecelakaan laut (Man Overboard) yang dilaporkan hilang di perairan Singapura beberapa hari lalu.

“Informasi penemuan ini pertama kali diterima oleh Com Center Kansar Tanjungpinang pihak Kepolisian,” kata Fazzli, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Tanjungpinang dalam rilis tertulisnya.

Usai menerima laporan, lanjut Fazzli, Pos SAR Tanjung Balai Karimun bersama Tim SAR gabungan langsung bergerak untuk mengevakuasi jenazah tersebut dari perairan Pulau Asam.

“Jenazah telah berhasil kami evakuasi dalam keadaan meninggal dunia dan saat ini sudah dibawa ke RSUD Karimun untuk proses identifikasi lebih lanjut,” ujar Fazzli

Fazzli menambahkan berdasarkan koordinasi awal, ciri-ciri korban mengarah pada insiden kecelakaan laut yang menimpa seorang kru kapal di perairan West Keppel Fairway, Singapura, pada tanggal 27 Maret 2026 lalu.

Sejak kejadian tersebut, sambung Fazzli, otoritas Singapura melalui Port Operations Control Centre (POCC/MPA) dan Police Marine Singapore telah melakukan upaya pencarian, namun belum membuahkan hasil hingga akhirnya korban terbawa arus ke perairan Indonesia.

Proses evakuasi ini melibatkan sinergi dari Tim SAR gabungan yang terdiri dari personel Basarnas, Kepolisian setempat, serta instansi terkait lainnya.

Kondisi jenazah saat ditemukan sedang mengapung dan langsung diamankan menggunakan kantong jenazah untuk menjaga integritas fisik korban sebelum diserahkan kepada tim medis.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Kantor SAR Tanjungpinang terus melakukan koordinasi dengan otoritas Singapura memastikan identitas pasti korban melalui prosedur pemeriksaan medis di RSUD Karimun. (RIN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.