ANAMBAS, sinarsiber.com – Satpolairud Polres Kepulauan Anambas mendapat bantuan Kapal Patroli Type C2 KP 2005 dari Polda Kepri.
Kapal patroli yang baru tersebut tiba di perairan Anambas, pada Sabtu (20/06/2026).
Kedatangan kapal disambut melalui prosesi adat tepung tawar yang sarat makna, sebagai bentuk rasa syukur, doa keselamatan, dan harapan agar kapal dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung tugas pengamanan di wilayah perairan Anambas
Prosesi tepung tawar yang dipimpin Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepulauan Anambas berlangsung penuh khidmat.
Hal ini menjadi simbol kuatnya sinergi antara Polri, tokoh adat, dan masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah maritim, khususnya di daerah perbatasan yang memiliki posisi strategis bagi Indonesia.
Bagi Kabupaten Kepulauan Anambas yang sebagian besar wilayahnya terdiri dari lautan, keberadaan armada patroli menjadi kebutuhan penting untuk mendukung pengawasan wilayah perairan, menjaga keamanan aktivitas pelayaran dan perikanan, serta mempercepat respons terhadap berbagai situasi darurat di laut.
Kapolres Kepulauan Anambas, AKBP I Gusti Ngurah Agung Budianaloka menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kapolda Kepulauan Riau atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada Polres Kepulauan Anambas.
“Atas nama keluarga besar Polres Kepulauan Anambas dan masyarakat, kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kapolda Kepulauan Riau atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan melalui penyerahan kapal patroli ini,” kata Kapolres.
Kapal patroli tersebut, sambung Kapolres, sangat berarti dalam memperkuat tugas-tugas kepolisian di wilayah perairan serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Menurut Kapolres, bantuan kapal patroli tersebut merupakan wujud nyata komitmen Polda Kepri dalam memperkuat kemampuan operasional jajaran kepolisian di wilayah kepulauan dan perbatasan.
Kehadiran armada baru ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas patroli keamanan laut, pengawasan kawasan perbatasan, kegiatan pencarian dan pertolongan, hingga pelayanan kemanusiaan bagi masyarakat pesisir dan nelayan.
Prosesi tepung tawar yang mengiringi kedatangan kapal juga menjadi refleksi kearifan lokal masyarakat Melayu yang selalu mengedepankan doa dan harapan dalam setiap langkah pengabdian.
Tradisi tersebut tidak hanya menjadi simbol penyambutan, tetapi juga bentuk dukungan moral masyarakat kepada personel Satpolairud yang akan mengoperasikan kapal dalam menjalankan tugas Negara.
Momentum ini sekaligus memperlihatkan eratnya sinergi antara Polri, pemerintah daerah, tokoh adat, dan masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah maritim.
Di bawah semangat menyambut Hari Bhayangkara ke-80, bantuan kapal patroli dari Kapolda Kepri menjadi hadiah berharga.
Kehadiran kapal patroli baru di Anambas menjadi bukti bahwa Negara terus hadir hingga ke wilayah terdepan Indonesia untuk memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Dengan tambahan armada tersebut, Satpolairud Polres Anambas diharapkan semakin optimal dalam menjaga keamanan dan ketertiban perairan.
Mendukung aktivitas masyarakat maritim, serta memastikan wilayah laut Anambas tetap aman, kondusif, dan menjadi beranda terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (RLS/RED)





