Diduga Terjatuh ke Laut, Penumpang KMP Bahtera Nusantara 03 Masih Dicari Tim SAR

oleh -752 Dilihat
Tim SAR saat melakukan pencarian terhadap seorang penumpang kapal yang diduga jatuh di perairan Bintan. Foto: Ist
Tim SAR saat melakukan pencarian terhadap seorang penumpang kapal yang diduga jatuh di perairan Bintan. Foto: Ist

BINTAN, sinarsiber.com – Seorang penumpang KMP Bahtera Nusantara 03 yang diduga hilang usai terjatuh ke laut (man overboard) di perairan antara Lobam dan Numbing, Kabupaten Bintan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Tanjungpinang, Fazzli menyebut, penumpang kapal tersebut diketahui bernama Christina Lindasari (43).

“Ia diduga hilang saat kapal berlayar dari Tanjung Uban menuju Tambelan,” kata Fazzli, Kamis (23/07/2026).

Informasi awal yang diterima, sambung Fazzli, KMP Bahtera Nusantara 03 bertolak dari Pelabuhan Tanjung Uban pada Selasa (21/7/2026) sekitar pukul 23.00 WIB.

Keberadaan korban baru diketahui hilang pada Rabu (22/7/2026) sekitar pukul 05.00 WIB setelah anaknya menyadari sang ibu sudah tidak berada di atas kapal.

Laporan resmi mengenai hilangnya penumpang tersebut diterima KPP Tanjungpinang dari pihak ASDP Tanjung Uban pada Rabu (22/7/2026) pukul 19.30 WIB.

Merespons laporan itu, tujuh personel Tim Rescue langsung diberangkatkan sekitar pukul 19.50 WIB menuju Pelabuhan ASDP Kijang, KSOP Kijang, dan Pos TNI AL Kijang untuk berkoordinasi dengan unsur Potensi SAR sekaligus mempersiapkan operasi pencarian.

Hingga Kamis (23/7/2026) dini hari, pencarian belum membuahkan hasil.
Memasuki hari kedua operasi, KPP Tanjungpinang meningkatkan kekuatan pencarian dengan mengerahkan 22 personel menggunakan KN SAR 209 dari Dermaga Kampung Bulang pada Kamis (23/7/2026) pukul 07.30 WIB.

Tim bergerak menuju lokasi yang berjarak sekitar 37 nautical mile (Nm) pada radial 130 derajat.

Pencarian dilakukan dengan metode track line atau penyisiran sepanjang jalur pelayaran KMP Bahtera Nusantara 03 sejauh 40 Nm dengan track spacing 2,5 Nm.

KN SAR 209 dijadwalkan tiba di lokasi pencarian sekitar pukul 10.30 WIB untuk melakukan penyisiran intensif.

Hingga berita ini dilansir, proses pencarian terhadap korban masih berlangsung. (RED)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.