Dua Nelayan Karimun Hanyut ke Perairan Malaysia, Tim SAR Gabungan Evakuasi

oleh -224 Dilihat
Tim SAR Gabungan saat mengevakuasi dua nelayan yang kapalnya hanyut terbawa arus hingga ke perairan Malaysia. Foto: Ist
Tim SAR Gabungan saat mengevakuasi dua nelayan yang kapalnya hanyut terbawa arus hingga ke perairan Malaysia. Foto: Ist

KARIMUN, Sinarsiber.com – Kapal yang ditumpangi dua nelayan asal Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri hanyut terbawa arus hingga ke perairan Malaysia, pada Minggu (12/04/2026).

Team Rescue dari Pos SAR Tanjung Balai Karimun bersama Tim SAR Gabungan berhasil menyelamatkan kedua nelayan bernama Supianto dan Zulkifli ini.

Fazzli, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Tanjungpinang mengatakan, kapal yang ditumpangi kedua nelayan tersebut awalnya mengalami kerusakan mesin (jammed) saat melaut di perairan Tokong Hiu sejak Sabtu malam.

“Kondisi cuaca buruk dan hujan deras menyebabkan kapal kehilangan kendali hingga terseret arus sejauh 20,73 mil laut ke wilayah Kukup, Malaysia,” kata Fazzli.

Fazzli mengatakan, informasi darurat ini diterima oleh pihak Kansar dari Polair Karimun berdasarkan laporan Ketua Nelayan KUB Selayang Laut, Bapak Wito.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Pos SAR Tanjung Balai Karimun segera melakukan koordinasi intensif melalui Precom dan Excom dengan Polair Karimun serta MRCC Johor Malaysia.

Koordinasi lintas batas ini sangat krusial guna mendapatkan izin penjemputan para korban yang berada di perairan malaysia.

Pada pukul 17.00 WIB, tim penyelamat bertolak menggunakan speedboat Polair menuju lokasi kejadian.

Berkat diplomasi yang efektif antarnegara, tim berhasil merapat ke posisi korban di perairan Malaysia pada pukul 18.53 WIB dan segera melakukan proses evakuasi.

Seluruh rangkaian pemindahan korban dari perairan Malaysia menuju Indonesia berlangsung lancar dan dinyatakan selesai pada pukul 19.55 WIB.

Rombongan akhirnya tiba dengan selamat di Pelabuhan Tanjung Balai Karimun pada pukul 20.15 WIB, di mana kedua korban langsung diserahterimakan kepada pihak keluarga dalam kondisi stabil.

Setelah melakukan debriefing pada pukul 21.00 WIB, Operasi SAR resmi dinyatakan selesai dan ditutup.

Seluruh unsur yang terlibat kembali ke satuan masing-masing dengan apresiasi atas keberhasilan misi kemanusiaan tersebut. (RIN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.