Kejari Tanjungpinang Usut 3 Kasus Dugaan Korupsi, Masih Tunggu Hasil Audit BPK

oleh -546 Dilihat
Kajari Tanjungpinang, Rachmad Surya Lubis. Foto: Dok sinarsiber
Kajari Tanjungpinang, Rachmad Surya Lubis. Foto: Dok sinarsiber

TANJUNGPINANG, sinarsiber.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang masih terus melakukan penyelidikan terhadap tiga kasus dugaan korupsi.

Tiga kasus tersebut yakni pertama, kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Pasar Puan Ramah, Tanjungpinang.

Kedua, kasus dugaan korupsi dana bagi hasil pass masuk Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang periode 2016 hingga 2024.

Kemudian, kasus dugaan penyalahgunaan biaya operasional Bahan Bakar Minyak (BBM) pada Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Tanjungpinang Tahun Anggaran 2023–2024.

Ditemui, pada Rabu (10/06/2026) Kepala Kejari (Kajari) Tanjungpinang, Rachmad Surya Lubis memastikan hingga saat ini, proses penyelidikan terhadap ketiga kasus tersebut masih terus berjalan.

Bahkan, tahapan penyelidikan ketiga kasus tersebut tinggal menunggu hasil audit dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

“Ketiga kasus tersebut masih tetap berproses,” kata Rachmad kepada wartawan.

Tahapan penyelidikan terakhir, sambung Rachmad, penyidik telah melakukan ekspos pertama bersama BPK.

“Pada minggu ini, rencananya Tim dari BPK Pusat akan datang ke Tanjungpinang untuk melakukan audit. Mudah mudahan, hasil audit terhadap ketiga kasus tersebut segera selesai,” ujar Rachmad.

Sebelumnya, dalam tahap penyelidikan kasus ini, sejumlah saksi yang berkaitan dengan ketiga kasus tersebut sudah dimintai keterangan oleh penyidik.

“Untuk kasus dugaan korupsi di Dinas Perkim Tanjungpinang saja, sudah ada sekitar 30 orang saksi yang sudah diperiksa,” kata Rachmad yang didampingi Kasipidsus Kejari Tanjungpinang, Juprizal.

Rachmad berharap, hasil audit dari BPK untuk ketiga kasus tersebut bisa segera rampung untuk proses hukum selanjutnya. (RIN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.