Nelayan Ditemukan Meninggal Dunia Usai Terjatuh Dari Sampan Di Perairan Kundur

oleh -542 Dilihat
Proses evakuasi jenazah nelayan yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia usai dilaporkan terjatuh dari sampannya di Perairan Kundur, Kabupaten Karimun. Foto: Ist

KARIMUN, sinarsiber.com – Seorang nelayan bernama Kamar (62) ditemukan Tim SAR gabungan dalam kondisi meninggal dunia.

Sebelumnya, korban dilaporkan terjatuh dari sampan saat menjaring ikan di sekitar Pantai Mukalimus, Tanjung Batu Kundur, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Tanjungpinang mengatakan, korban ditemukan pada hari kedua operasi pencarian, Rabu (14/10/2026).

Korban berhasil ditemukan setelah Tim SAR Gabungan melaksanakan upaya pencarian dan penyisiran di sekitar perairan Pulau Kundur.

“Alhamdulillah, pada hari kedua operasi SAR, korban berhasil ditemukan oleh Tim SAR gabungan dalam kondisi meninggal dunia,” kata Fazzli.

Selanjutnya, korban dievakuasi dan dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan dan masyarakat yang telah membantu pelaksanaan operasi pencarian ini,” ujar Fazzli.

Operasi SAR hari kedua dimulai pada pukul 07.30 WIB. Tim SAR Gabungan bergerak menuju area pencarian dan tiba di lokasi pada pukul 08.40 WIB, dengan luas area pencarian sekitar 12 mil laut (nautical mile/NM).

Upaya pencarian dilakukan melalui penyisiran di sepanjang pesisir Pulau Kundur dan pulau-pulau kecil di perairan sebelah barat Pulau Kundur.

Selain itu, tim melaksanakan penyebaran informasi melalui siaran radio VHF kepada kapal penumpang, kapal barang, dan kapal nelayan yang melintas maupun beraktivitas di sekitar perairan, khususnya di wilayah barat Pulau Karimun Besar hingga perairan barat Pulau Kundur.

Pada pukul 09.10 WIB, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban pada koordinat 0° 42.373′ N – 103° 21.124′ E, sekitar 1,40 mil laut ke arah barat laut dari lokasi kejadian perkara (LKK).
Setelah ditemukan, korban dievakuasi dan dibawa menuju rumah duka di Desa Mukalimus, Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun.

Operasi SAR ini melibatkan Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang, Pos SAR Tanjung Balai Karimun, Airud Selat Belia, Pos TNI AL, PT Timah, serta masyarakat setempat.

Adapun sarana dan peralatan yang digunakan dalam operasi meliputi satu unit Rigid Buoyancy Boat (RIB) 01 Pos SAR Tanjung Balai Karimun, satu set AquaEye, satu set alat komunikasi, satu set Responder Bag, serta peralatan evakuasi.(RED)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.