Nelayan Temukan Potongan Tubuh Pria di Perairan Genting Pulur Anambas

oleh -875 Dilihat
Tim gabungan saat melaksanakan upaya pencarian benda yang diduga potongan tubuh manusia yang mengapung di perairan Anambas. Foto: Dok Humas Polres Anambas
Tim gabungan saat melaksanakan upaya pencarian benda yang diduga potongan tubuh manusia yang mengapung di perairan Anambas. Foto: Dok Humas Polres Anambas

ANAMBAS, sinarsiber.com – Seorang nelayan menemukan benda yang diduga potongan tubuh manusia mengapung di Perairan Genting Pulur, Kecamatan Jemaja Timur, Kabupaten Kepulauan Anambas, Kamis (16/07/2026) malam.

Kapolres Kepulauan Anambas, AKBP I Gusti Ngurah Agung Budianaloka, mengatakan temuan tersebut pertama kali dilaporkan oleh seorang nelayan yang baru pulang memancing.

“Awalnya, saksi mengira benda yang mengapung itu merupakan plastik hitam. Namun, setelah benda tersebut berputar akibat ombak, saksi menduga benda itu adalah potongan tubuh manusia berjenis kelamin laki-laki,” ujar Kapolres dalam keterangan tertulisnya, pada Jumat (17/07/2026).

Karena benda tersebut telah mengeluarkan bau menyengat, saksi tidak berani melakukan evakuasi dan segera melaporkan temuannya kepada warga.

Laporan itu, kemudian diteruskan kepada perangkat Desa Genting Pulur dan Bhabinkamtibmas.

Baca jugahttps://sinarsiber.com/polisi-salurkan-bansos-untuk-nelayan-di-desa-sri-tanjung-anambas/

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Jemaja berkoordinasi dengan TNI, Basarnas, pemerintah desa, serta masyarakat setempat untuk melakukan pencarian.

Tim gabungan kemudian menyisir Perairan Genting Pulur menggunakan sarana transportasi laut.

Namun hingga dini hari, benda yang diduga potongan tubuh manusia itu belum berhasil ditemukan kembali.

Kapolres menjelaskan, pencarian terkendala kondisi malam hari, jarak pandang yang terbatas, serta karakteristik perairan yang dangkal. Meski demikian, proses pencarian akan terus dilanjutkan.

Sementara itu, kepolisian juga melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas korban serta mengetahui penyebab kejadian.

Kapolsek Jemaja, Iptu Sutomo, mengatakan seluruh personel tetap berupaya maksimal meski pencarian dilakukan dalam kondisi yang kurang mendukung.

“Meskipun pencarian dilakukan pada malam hari dengan jarak pandang yang terbatas, seluruh personel tetap bekerja maksimal dalam upaya menemukan korban,” ujarnya. (RED)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.