Pemprov Kepri Serahkan Pengelolaan Dua Aset Daerah ke Pemko Tanjungpinang

oleh -116 Dilihat
Penandatanganan berita acara serah terima dua aset daerah oleh Gubernur Kepri, Ansar Ahmad bersama Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah. Foto: Ist
Penandatanganan berita acara serah terima dua aset daerah oleh Gubernur Kepri, Ansar Ahmad bersama Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah. Foto: Ist

TANJUNGPINANG, Sinarsiber.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri menyerahkan sejumlah aset kepada Pemerintah Kota Tanjungpinang.

Aset yang diserahkan meliputi Puskesmas Tanjungpinang Barat yang berlokasi di Jalan Riau, serta gedung dan lahan Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLP) lapangan takraw yang berada di kawasan Bintan Centre.

Penyerahaan ini, dalam upaya penataan dan optimalisasi pengelolaan aset pemerintah daerah agar lebih efektif dalam menunjang pelayanan publik.

Penandatanganan berita acara serah terima aset tersebut dilaksanakan oleh Gubernur Kepri, Ansar Ahmad bersama Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah yang dilaksanakan di Bandara VIP Raja Haji Fisabilillah, Rabu (08/04/2026).

Ansar menyampaikan bahwa penyerahan aset ini bertujuan agar pengelolaan aset daerah dapat lebih optimal di bawah Pemerintah Kota Tanjungpinang.

Ia juga menekankan bahwa ke depan, pola serupa akan terus dilakukan di kabupaten/kota lain di Provinsi Kepri, terutama untuk aset-aset yang dinilai lebih efektif jika dikelola oleh pemerintah daerah setempat.

“Aset diserahkan untuk dikelola oleh Pemerintah Kota Tanjungpinang. Kami menilai, apabila dikelola oleh pemerintah kota, pemanfaatannya akan lebih maksimal, produktif, dan memiliki nilai ekonomis yang dapat mendorong peningkatan ekonomi daerah,” kata Ansar.

Puskesmas Tanjungpinang Barat dihibahkan kepada Pemerintah Kota, sambung Ansar, untuk memperkuat pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Sementara itu, Gedung PPLP di kawasan Bintan Centre diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung berbagai kegiatan masyarakat.

Gubernur turut mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Tanjungpinang yang telah menghibahkan lahan di Pulau Penyengat untuk pembangunan museum dan monumen bahasa sebagai upaya pelestarian sejarah dan budaya.

“Koordinasi dan kerja sama seperti ini harus terus kita dorong. Dengan kolaborasi yang baik antara pemerintah provinsi dan pemerintah kota, kita dapat bersama-sama membangun Tanjungpinang sebagai ibu kota provinsi yang maju,” tambahnya.

Sementara itu, Lis menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemprov Kepri atas penyerahan aset tersebut.

“Atas nama Pemko Tanjungpinang mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur atas penyerahan aset ini. Aset ini dapat kami manfaatkan secara maksimal untuk kepentingan masyarakat,” ujar Lis.

Pemerintah Kota Tanjungpinang, lanjut Lis, akan terus melakukan pembenahan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, seiring dengan peran strategis Tanjungpinang sebagai ibu kota provinsi.

“Dengan sinergi dan kerja sama yang baik antara pemerintah provinsi dan pemerintah kota, kami optimistis kinerja pembangunan akan semakin meningkat dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” terang Wali Kota.

Lis mengungkapkan, untuk pemanfaatan aset Gedung PPLP direncanakan akan dijadikan indoor stadion yang dapat digunakan untuk berbagai kegiatan olahraga dan aktivitas masyarakat lainnya.

Lis berharap, melalui penyerahan aset ini, pengelolaan fasilitas publik di Kota Tanjungpinang dapat semakin optimal, mendukung peningkatan pelayanan kepada masyarakat, serta menjadi bagian dari upaya bersama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Diharapkan terwujud pengelolaan yang lebih efektif dan efisien, serta mampu mendorong peningkatan pelayanan publik dan pertumbuhan ekonomi di Kota Tanjungpinang,” tutupnya. (RLS/RIN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.