Nelayan Diduga Terjatuh ke Laut di Perairan Tanjung Budus Batam

oleh -283 Dilihat
Tim SAR melakukan pencarian terhadap nelayan yang diduga terjatuh ke laut. Foto: Dok SAR Tanjungpinang
Tim SAR melakukan pencarian terhadap nelayan yang diduga terjatuh ke laut. Foto: Dok SAR Tanjungpinang

BATAM, sinarsiber.com – Seorang nelayan bernama Jafaar (50) diduga hilang dan terjatuh saat beraktivitas di perairan Tanjung Budus, Pulau Galang, Kota Batam.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang, Fazzli mengatakan laporan kecelakaan kapal ini pertama kali diterima oleh pihaknya pada Jumat (19/06 2026) pukul 06.45 WIB dari Azhari yang merupakan kerabat korban.

Fazzli menyampaikan berdasarkan laporan awal tersebut, peristiwa tersebut terjadi pada Kamis sore (18/06/2026).

Peristiwa berawal saat Jafaar yang merupakan warga Kelurahan Sembulang, Kecamatan Galang tersebut pergi melaut sendirian. Saat itu, korban menggunakan kapal longboat.

Tiga jam berselang, warga setempat dikejutkan dengan penemuan longboat milik korban yang tengah mengapung di sekitar Perairan Tanjung Budus.

Saat ditemukan, kondisi mesin kapal masih dalam keadaan menyala, namun korban sudah tidak berada di atasnya.

Pihak keluarga bersama masyarakat setempat sempat melakukan upaya pencarian mandiri.

Akan tetapi, hingga informasi ini dilaporkan, keberadaan Jafaar yang diduga memiliki riwayat penyakit asma tersebut masih belum ditemukan.
Merespon laporan darurat tersebut, Kansar Tanjungpinang langsung mengambil tindakan taktis sejak pagi hari.

Kansar Tanjungpinang segera melaksanakan precom excomm dan berkoordinasi intensif dengan Bapak Azhari selaku kerabat korban guna validasi data.

Selanjutnya, Tim Rescue KPP Tanjungpinang yang berjumlah 6 personel langsung bergerak menuju lokasi kejadian dengan menggunakan Rigid Bouyancy Boat (RBB).

Guna memaksimalkan upaya penyelamatan di lapangan, operasi pencarian hari pertama ini dilakukan secara sinergis oleh Unsur SAR Gabungan yang terdiri dari berbagai instansi dan elemen masyarakat.

Hingga berita ini dilansir, upaya pencarian korban oleh Tim SAR gabungan dan masyarakat setempat masih terus dilakukan. (RED)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.